Analisis Puisiku

Hari ini aku ada mata kuliah “American Study”,  kebetulan hari ini sang dosen memberikan kami materi “sastra amerika”.

Kami pun diberikan 1 puisi yang beraliran romantik metafisika dari seorang penulis yang aslinya orang Inggris tetapi lama menetap di Amerika. Aku sangat suka dengan aliran puisi yang ini dan sepertinya akan menjadi aliran kesukaanku. ciri khas dari puisi adalah temanya yang metafisik, lugas, to the point dan tak ada makna yang tersembunyi dari tiap liriknya.

Aku benar-benar meleleh dengan puisi yang akan kutuliskan ini, bahkan aku sampai ingin menangis rasanya betapa sang penyair sangat sangat mencintai kekasihnya demi apapun. sebagai wanita, aku juga sangat berharap bisa menjadi wanita seperti yang ada dalam puisi itu, dicintai oleh lelaki yang benar-benar menghargai cintanya.

Aku berharap kelak akan ada pria yang mampu menghadiahi aku lirik-lirik puisi ini. Amiin..

kita intip yuk, liriknya gimana dan simak juga analisis yang aku buat ya trus buktikan sendiri betapa syahdunya puisi ini..

if ever two were one, then surely we

if ever man were loved by wife, then thee

if ever wife I was happy in man

compare with me, ye women, if you can

I prize thy love more than whole mines of gold

or all the riches that the east doth hold

my love is such that rivers cannot quench

nor ought but love from thee, give recompense

thy love is such I can no way repay

the heaven reward thee manifold, I pray

then while we life, in love let’s so preserve

that when we life no more, we may life ever

mari menganalisis🙂

dilirik pertama penyair bilang bahwa dua itu bisa sama dengan satu, yaitulah kita, aku dan kamu, jika dipikir secara logika tak akan pernah 2=1 tapi penyair bilang itu bisa karena cinta. seorang istri membawa kebahagiaan pada suaminya. Penyair menghargai bahwa wanita adalah sumber kebahagiaan karena cinta.

Lirik di baris ke 5, penyair mengatakan “aku menghargai cintamu lebih dari tambang emas”. luar biasa!!! kita sama-sama tau kan emas adalah barang sangat bernilai, berharga dan tak ternilai. dia sangat mahal, mewah dan istimewa.kata  ‘lebih dari emas’ benar-benar menunjukkan betapa ia menyadari arti kehidupannya karena adanya cinta sang kekasih.

kemudian dilirik baris ke 6,coba kita perhatikan mengapa penyair memakai kata ‘east’??? east artinya timur. filosofi ini berangkat dari teori matahari. bukankah matahari terbit dari timur??? Ia menggunakan majas personifikasi bahwa sang wanita adalah matahari baginya, awal dan sumber kehidupannya.

lanjut ke ke lirik baris ke 7, penyair bilang bahwa cintanya pada sang wanita seperti aliran sungai-sungai yang tak akan bisa terpatahkan. bisakah kita membelah atau mematahkan aliran air disungai? bagaimana pun sulitnya untuk mengalir ia tetap akan mencari celah agar bisa tetap berjalan mengalir menyusuri hingga ke muara.

dilirik baris ke 8, penyair mengemukakan bahwa itu semua karena cinta sang wanita benar-benar membalas cintanya sepenuh hati. betapa ia merasakan si wanita juga sangat membalas cintanya.

lalu dilirik baris ke 9, penyair sampai bilang “cintamu tak akan pernah bisa aku bayar dengan apapun dan jalan apapun”

kemudian di bait terakhir, penyair bilang “syurgalah yang akan membalas cintamu”. baris kedua penyair bilang “selama kita hidup dalam cinta, teruslah gigih mempertahankannya“.

trus terakhir nya penyair bilang, “meskipun kita nanti tak lagi hidup, tapi setidaknya kita pernah hidup bersama”

kebetulan dosenkui itu pria, beliau pun benar-benar mengakui bahwa cinta wanita itu benar-benar tak ternilai, bahkan ketika pun dia disakiti ia akan terus berjuang bahkan hingga ia benar-benar remuk sekalipun.

benarlah ungkapan “wanita adalah perhiasan dunia”. ia adalah perhiasan tapi realitanya banyak lelaki yg menjadikannya lebih hina dari sampah.

Semangat bagi kaum wanita!!!!🙂

Write Your Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s