Berubah Indonesiaku

Indonesia adalah negara yang masih berstatus negara berkembang. Wilayah yang  luas, penduduk yang multikultural serta kekayaan sumber daya alam yang melimpah menjadi kelebihan khas bangsa Indonesia. Sebagai sebuah negara, Indonesia memiliki cita-cita menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang diperhitungkan di muka Internasional. Usaha untuk mewujudkan misi ini terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia, seperti menjalin kerja sama bilateral maupun multilateral dengan negera-negara lain, memperbaiki sistem-sistem ketatanegaraan dalam negeri, dll. Tetapi meskipun demikian gigihnya pemerintah mengusahakan kemajuan nyata bagi bangsa Indonesia, hingga kini Indonesia masih tergolong negara terbelakang bahkan untuk kawasan Asia Tenggara.

Lalu, yang menjadi pertanyaan besar adalah mengapa Indonesia sepertinya sangat sulit untuk mengalamai kemajuan, terutama untuk bisa bersaing di dunia Internasional?

Saya menemukan satu permasalahan dasar yang menjadi penghambat kemajuan negara Indonesia. Bahasa. Bahasa adalah alat komunikasi utama. Bahasa terdiri dari bahasa lisan dan bahasa tulisan. Untuk dapat menguasai dunia, tentu kita harus dapat berkomunikasi dengan baik dengan bangsa-bangsa lain. Malaysia sebagai negara tetangga terdekat dengan Indonesia sudah terlebih dahulu membuat kebijakan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi kedua di negaranya. Kebijakan ini adalah kebijakan yang tepat sekali terkait dengan misi memajukan bangsa di dunia internasional. Mengapa? Karena Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional. Di era globalisasi seperti saat ini semestinya Bahasa Inggris bukan lagi menjadi sebuah nilai lebih melainkan adalah suatu keharusan atau kewajiban bagi semua masyarakat untuk bisa menggunakannya.

Bahasa Inggris di Indonesia masih menjadi bahasa asing, bahkan terkadang momok bagi masyarakat. Memprihatinkan sekali bukan?

Indonesia sudah seharusnya menetapkan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi kedua setelah bahasa Indonesia. Dengan begitu, Indonesia akan lebih mudah untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan negara-negara lain di dunia dalam bidang apapun. Adalah suatu kemungkinan kita mampu membina hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara yang menggunakan bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris baik yang bahasa resmi pertama maupun kedua. Bukankah hal itu akan sangat berpengaruh positif bagi kemajuan bangsa Indonesia?

Untuk merealisasikan perubahan ini tentunya diperlukan usaha keras dan berkesinambungan baik oleh pemerintah maupun masyarakat Indonesia sendiri. Saya sebagai seorang mahasiswi sudah mencoba melakukan usaha-usaha untuk membuat masyarakat Indonesia familier dengan penggunaan bahasa inggris. Di kampus, saya mengajak teman-teman saya untuk sedikit-sedikit memulai pembicaraan dalam bahasa inggris. Saya sendiri sudah mulai membiasakan diri saya untuk menggunakan bahasa Inggris, seperti berkomunikasi langsung dengan turis-turis asing yang saya jumpai dan ketika saya menjadi pengajar di salah satu lembaga kursus bahasa Inggris, saya mencoba memotivasi dan melatih mental para siswa untuk berani dan mampu menggunakan bahasa inggris dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk speaking skill (kemampuan berbicara). Program seperti National English Day sangat mungkin sekali dilakukan sebagai langkah awal melakukan perubahan ini. Dibidang pendidikan saya ingin menjadikan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib, bukan lagi muatan lokal.

Saya yakin dengan adanya perubahan ini, masyarakat Indonesia Negara yang maju dan semakin baik kedepannya dan ketika saya diamanahkan untuk memegang sebuah jabatan penting dipemerintah, saya akan coba mengusulkan dan mengusahakan agar bahasa Inggris bisa secara resmi digunakan di Indonesia sebagai bahasa sehari-hari.

 

Write Your Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s