Bukan Sekedar Kata

Terlalu banyak hal yang tak bisa diungkapkan lewat kata

Mungkin sikap dan sifat yang ‘aneh’, juga rasa

Trus, mestikah pertengkaran menjadi jalan tengah?

Mengertilah, itu bukan cara yang aman.

Berkali-kali kau tahu itu jurang pemisah..

Sudahkah kau lupa ‘presentasi diriku’ dulu?

Siapa aku, sifat ‘aneh’ku bahkan kekurangan terberat dalam diriku..

Bukankah kau bilang siap dulu? Sekarang mengapa?

Ada apa dengan yang “dulu” dan “sekarang”?

Mestikah harus ada penyesalan sebelum kita benar-benar saling mengerti..

 

Tahukah kau, tak ada yang lebih menyakitkan selain ketika

Seseorang dengan sengaja menyebut-nyebut kekurangan diri?

Segitunya kah hingga tertutup sudah semua kebaikan diri..

Semua ada sebab dan ada akibat..

Niat hati hanya ingin menjaga agar semua tetap baik..

Mengapa terus bersalah paham?

Cinta itu sesuatu yang mahal bagiku..

Bukan seperti cara ‘mereka’ memandang kata 5 huruf itu..

Begitu murahnya sehingga mudah untuk diobral..

Mengertikah kau aku berbeda?

Diam dan diam di belakang ‘panggung’, membiarkan semua berprasangka..

Dia, kalian, mereka sudah terlalu jauh menilaiku sebelum benar-benar mengenal siapa diri ini..

Aku akan buktikan nanti.. aku tak seburuk itu..

God, do you hear me? Are you listening to me? May I ask you, why and why? “😥

Pahamilah, aku mengerti apa yang sedang aku lakukan..
semua penuh pertimbangan..

Aku punya alasan.. dan sangat beralasan..
kenapa terus berprasangka? Bisa kah berhenti sejenak dan lihatlah siapa diri ini?

Ya Tuhan, limpahkanlah kebaikan

Jika memang diri ini sudah terlalu buruk😥
1 penantian masih berlaku, yang kelak mengerti dan membuktikan segala keunggulan..

murahnya cinta membuat kau dan mereka begitu mudah menyalahkan segalanya..

Karena aku ‘terlalu’ mengerti ini semua..

Karena semua telah pernah terjadi sebelumnya..

Berhentilah menuduh dan memarahi, istirahatlah sejenak dari segala pembelaan mu tentang mereka..

Sebegitu berhargakah? Jika iya,

Mengapa tak sedari dulu memilih yang seperti dia?

Benarkah sekarang menyesal?

putih, simpan ini untuk kemudian hari

Kelak ketika semuanya terungkap,, ketika semua menarik ucapan2nya..

Nanti.nanti.nanti. aku percaya itu nanti..

Ketika semua berdecak kagum dan tersenyum pada sosok diri yang konon penuh dengan kekurangan..

Aku memang jauh dari sempurna, berapa kali harus ku katakan..

Mungkin tak terlihat, tapi aku benar berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih & semakin baik..

Berguna, bermanfaat dan layak dicinta..

Tuhan, katakan pada mereka..

Tak lebih dari pengertian dan pengakuan diri yang ku harapkan..
pembelaan disaat aku benar sedang terpojok, bukan segala kata yang sangat menyudutkan..

Percayalah, aku jauh lebih baik dari semua prasangka yang kau dan mereka tuliskan..

Percayalah😥

 

 

 

Write Your Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s