PLEASEE, jangan sebut aku KASAR :'(

Tuhan menganugerahkan bermacam-macam sifat dan karakter pada diri manusia. Sifat dan karakter itu ada yang baik dan ada yang buruk. Aku salah satunya. Aku sangat sangat menyadari diri ini banyak cacat, tapi percayalah aku juga memiliki sifat yang bisa kau andalkan. Adalah hal yang menyakitkan ketika kekurangan diri sengaja disebut-sebut baik ketika berdua maupun di depan banyak banyak orang terlebih jika kau sengaja melakukannya untuk merendahkan ku. Apapun alasannya itu adalah sesuatu yang membuat pedih. Aku mengerti diriku dan terus berusaha menerima setiap penilaian miring orang lain terhadap diri ini. Aku paham diriku dan terus berusaha memperbaiki setiap celah buruk di diri ini. Sayang, tak ada yang melihat dan percaya terkecuali dirinya. Janganlah keliru menilai seseorang, terlebih ia adalah sosok yang kau sayangi. Aku menyadari kekuranganku, dan berkali-kali diri ini jatuh bangun berjuang untuk perlahan-lahan berubah menjadi lebih baik. Mengerti, mengerti dan ku mohon mengertilah😥

Tetes-tetes air mata ini akan menjadi semangat buat diri ini untuk membuktikan semua penilaian buruk itu. Aku bukan wanita bermulut kasar. Mengerti dan percayalah! Aku memang si melankolis sejati. Aku hidup dimasa lalu dan masa sekarang. Tak seperti mu yang mudah sekali melupakan masa lalu, hidup dimasa sekarang. Aku merangkai masa depan dan mengingat jelas semua masa laluku. Hal-hal yang mengangguku dan yang membahagiakan ku. Kau boleh bilang itu berlebihan, tapi inilah aku apa adanya.

Aku akan sanggup berkata kasar ketika ada yang sengaja mengganggu kehidupanku. Kamu adalah salah satu bagian dari kehidupanku. Dia telah mengganggu hubungan ku dengan mu. Bukan sebentar kalian ‘bermain’ di belakang ku. Sedih hati ini ketika kau membelanya mati-matian. Kalau memang merasa sempurna, dia pun mungkin kau nilai sempurna untuk mu, Mengapa tak terang-terangan saja. Berkali-kali aku mengingatkan siapa dan bagaimana diri ini bahkan dari awal perkenalan. Aku tak mau menyesal dan tersakiti. Tak mudah menghilangkan luka ini. Sulit melupakan kejadian itu.

Pilihlah yang terbaik buatmu. Dirinya, aku atau siapa yang lain. Ukir namanya dihatimu, sematkan bayangannya di jemarimu agar kamu selalu melihatnya disetiap kegiatan mu dan SETIALAH.

Jangan sampai kita terlambat untuk mengerti hanya karena menuntut kesempurnaan diri hingga akhirnya menyesal dikemudian hari sebab ketika kamu mencintai seseorang jangan lupa untuk belajar kehilangan dirinya.

2 thoughts on “PLEASEE, jangan sebut aku KASAR :'(

Write Your Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s